Selasa, 16 Juni 2020

Dasar-dasar Manajeman 

 

·         Kelompok kerja itu? Mengapa kelompok kerja diperlukan dalam organisasi?

Kelompok kerja adalah kelompok yang disusun oleh organisasi dengan tujuan untuk menjalankan berbagai pekerjaan yang terkait dengan pencapaian tujuan organisasi agar efektif dan efisien. Maka dari itu kelompok kerja dalam sebuah organisasi diperlukan.

 

·         Faktor yang diperlukan agar kelompok kerja dapat berjalan efektif? 

1.      Tujuan dari pembentukan kelompok kerja hendaknya benar-benar jelas.

2.      Peran serta pembagian kerja dari setiap anggota kelompok kerja perlu juga diperjelas.

3.      Jumlah kerja yang optimal dalam sebuah kelompok kerja perlu ditentukan.

4.     Pemimpin dari kelompok kerja perlu ditentukan atas dasar kapabilitasnya di kelompok kerja tersebut.

5.      Seluruh sumber daya yang diperlukan hendaknya tersedia.

6.      Norma-norma perlu disepakati sebelum pekerjaan dilakukan.

7.      Jadwal perlu tersusun secara spesifik dan disusun bersama oleh seluruh anggota kelompok kerja.

8.      Perlu diadakan momentum-momentum informal maupun formal.

9.      Fokuskan setiap kejadian pada kinerja kelompok kerja bukan pada personality dari anggota.

 

·         Kelompok kerja formal itu? Kelompok kerja informal itu?

Kelompok kerja formal adalah kumpulan 2 orang atau lebih yang mengikatkan diri dengan tujuan yang sama secara sadar dengan hubungan kerja yang rasional.

Kelompok kerja informal adalah kumpulan 2 orang atau lebih yang melakukan kegiatan bersama dengan tujuan yang sama secara tidak disadari.

 

·         Konflik bisa dikelola dengan cara?

Beberapa strategi mengatsi konflik

1.      Bertanding

2.      Mengalah

3.      Pemecahan masalah

4.      Menarik diri

5.      Diam

 

·         Komunikasi informal itu? Beberapa komunikasi informal! 

Komunikasi informal adalah komunikasi yang dilakukan antara berbagai pihak maupun berbagai bagian dalam organisasi yang tidak secara kaku mengikuti tingkata-tingkatan manajemen dalam sebuah organisasi.

Contoh komunikasi informal

1.      Rumor rantai untai tunggal

2.      Rumor rantai klister

3.      Rumor rantai probabilitas

4.      Gossip

5.      Komunikasi nonverbal

6.      Komunikasi manajemen nonformal

7.      Curhat

8.      Percakapan


Senin, 08 Juni 2020

Dasar-dasar Manajemen 

 

·         Motivasi dan kepemimpinan mempengaruhi manajemen

Dengan cara memberikan pengaruh terhadap semua bawahan, seorang pemimpin yang memiliki motivasi yang baik, akan mempengaruhi bawahannya dan secara otomatis akan mempengaruhi manajemen, karena seorang pemimpin memiliki wewenang dan tanggung jawab atas pencapaian tujuan perusahaan dan tentunya harus diiringi dengan manajemen yang baik untuk mencapainya.

 

·         Motivasi itu?

Motivasi adalah proses yang menjelaskan intensitas, arah, dan ketekunan seorang individu untuk mencapai tujuannya.

 

·         Pendekatan dalam teori motivasi

1.      Pebdekatan perbedaan individu, pendekatan ini menggunakan teori kebutuhan yang dikembangkan oleh Abraham H. Maslow, yang meliputi : (1) kebutuhan fisiologi, (2) kebutuhan rasa aman, (3) kebutuhan afiliasi, (4) kebutuhan harga diri, dan (5) kebutuhan aktualisasi.

2.      Pendekatan manjerial, pendekatan ini megelola motivasi karyawan melalui pengaturan tujuan atau sasaran organisasi dan sistem mencapainya.

3.      Pendekatan organisasi dan pekerjaan, pendekatan ini menggunakan teori dua faktor yang dikembangkan oleh Herzberg yang juga dikenal dengan “Model Dua Faktor” dari motivasi, yaitu faktor motivasional dan faktor hygiene atau “pemeliharaan”.

4.      Pendekatan terintegrasi, pendekatakan ini menggabungkan dari beberapa pendekatan-pendekatan yang ada yang artinya adalah menggabungkan teori-teori motivasi dengan tujuan agar bisa mendapatkan hasil yang lebih optimal karena setiap pendekatan maupun teori selalu terdapat kelebihan dan kelemahan.

 

·         Teori kepemimpinan itu?

Kepemimpinan merupakan sebuah bidang riset dan juga suatu keterampilan praktis yang mencakup kemampuan seseorang atau sebuah organisasi untuk “memimpin” atau membimbing orang lain, tim, atau seluruh organasasi.

 

·         Pendekatan dalam teori kepemimpinan

1.      Pendekatan sifat, kerberhasilan atau kegagalan seseorang pemimpin banyak ditentukan atau dipengaruhi oleh sifat-sifat yang dimiliki oleh pribadi seorang pemimpin.

2.      Pendekatakan kekuasaan, jika setiapindividu mengadakan interaksi untuk mempengaruhi tindakan satu sama lain, maka yang muncul dalam interaksi tersebut adalah pertukaran kekuasaan.

3.      Pendekatan perilaku, merupakan pendekatan yang berdasarkan pemikiran bahwa keberhasilan atau kegagalan pemimpin ditentukan oleh sikap dan gaya kepemimpinan yang dilakukan oleh pemimpin.

4.      Pendekatan situasi, biasa disebut dengan pendekatan kontingensi. Pendekatan ini didasarkan atas asumsi bahwa keberhasilan kepemimpinan suatu organisasi atau lembaga tidak hanya bergantung atau dipengaruhi oleh perilaku dan sifat-sifat pemimpin saja.


Sabtu, 16 Mei 2020

Biologi Lingkungan

 

·         Penjelasan mengenai bahan-bahan kontaminan lingkungan

1.      Arsen

Arsen, Arsenik atau Arsenikum adalah unsur kimia dalam tabel periodic yang memiliki simbol As dan nomor atom 33. Ini adalah bahan metaloid yang terkenal bercaun dan memiliki tiga bentuk alotropik; kuning, hitam, dan abu-abu. Arsenic dan senyawa arsenic digunakan sebagai pestisida, herbisida, insektisida, dan dalam berbagai aloy.

2.      Merkuri

Nama lain dari merkuri adalah air raksa atau hydrargyrum adalah unsur kimia pada tabel periodic dengan simbol Hg dan nomor atom 80. Unsur golongan logam transisi ini berwarna keperakan dan merupakan satu dari lima unsur yang berbentuk cair dalam suhu kamar, serta mudah menguap.

Hg akan memadat pada tekanan 7.640  Atm. Kelimpahan hg di bumi menempati di urutan ke-67di antara elemen lainnya pada kerak bumi. Di alam, merkuri (Hg) ditemukan dalam bentuk unsur merkuri (Hg0), merkuri monovolen (Hg1+), dan bivalen (Hg2+), keduanya merupakan logam paling rapuh.

3.      Metanol

Methanol juga dikenal sebagai metal alcohol, wood alcohol atau spiritus adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alcohol paling sederhana. Pada “keadaan atmosfer” ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan dari pada etanol). Methanol digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additive bagi etanol industry.

4.      Timbal

Timbal atau timbel adalah unsur kimia dengan lambang Pb dan nomor atom 82. Unsur ini merupakan logam berat dengan massa jenis yang lebih tinggi dari pada banyak bahan yang ditemui sehari-hari. Timbal memiliki sifat lunak, mudah ditempa, dan bertitik leleh rendah.

Saat baru di potong timbal perwarna perak mengkilat kebiruan, tetapi jika terpapar udara permukaannya akan berubah menjadi warna abu-abu buram. Timbal adalah unsur stabil bernomor atom tertinggi dan tiga diantara isotopnya adalah hasil akhir peluruhan berantai unsur-unsur yang lebih berat.

5.      Magnesium

Magnesium adalah unsur kesembilan yang paling melimpah di muka bumi. Magnesium merupakan mineral esensial yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh makhluk hidup untuk proses fisiologis (mineral makro). Magnesium adalah mineral utama yang perlu dikonsumsi lebih dari 100 miligram per hari.

Magnesium yang terdapat pada pupuk mencemari tanah, menurunkan tingkat kesuburan tanah apabila penggunaannya berlebihan. Polusi yang mengandung magnesium dapat menyebabkan pencemaran udara. Kandungan ion Mg dalam air akan menyebabkan air bersifat sadah.

6.      Klorida

Klorida alah ion yang terbentuk sewaktu unsur klor mendapatkan satu elektron untuk untuk membentuk suatu anion (ion bermuatan negatif) Cl-. Garam dari asam klorida mengandung ion klorida contohnya; adalah garam meja, yang adalah natrium klorida dengan formula kimia NaCl. Dalam air, senyawa ini terpecah menjadi ion Na+ dan Cl-.

Klorin dalam bentuk kimia buatan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, seperti penipisan lapisan ozon dan pemanasan global.

7.      Kadmium

Kadmium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodic yang memiliki lambang Cd dan nomor atom 48. Logam lunak dan putih kebiruan ini secara kimiawi serupa dengan dua logam stabil lainnya pada golongan 12, seng dan raksa.

8.      Kalium sianida

Kalium sianida atau potassium sianida adalah sebuah senya denga rumus KCN. Garam kristal tak berwarna yang terlihat mirip dengan gula ini sangat laurt dalam air. Sebagian bersar KCN digunakan dalam pertambangan emas, sintesis organic, dan galvanisasi. Penerapan lainnya meliputi penyepuham dan pemolesan perhiasan.

9.      Hidrogen Sulfida

Hidrogen Sulfida (H2S) adalah gas yang tidak berwarna, beracun, mudah terbakar dan berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organic dalam keadaan tanpa oksige, seperti di rawa dan saluran pembuangan kotoran. Gas ini juga muncul pada gas yang timbul dari aktivitas gunung berapi dan gas alam.

10.  Nitrat

Nitrat adalah ion poliatomik dengan rumus molekul NO3-  dan massa molekul 62,0049 g/mol. Nitrat juga mendeskripsikan gugus fungsional organic RONO2 . Ester nitrat ini adalah kelas khusus dari bahan peledak.

 

·         Review kasus “Love Canal Disaster”

Dari kasus Love Canal kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita harus menghargai lingkungan di sekitar kita. Misalkan kita memiliki perusahaan dan harus membuang limbah sebisa mungkin kita harus mengolah terlebih dahulu limbah tersebut, jangan asal buang limbah. Kita juga perlu mengembalikan bumi kepada kaapsitas semula, tidak mengeruk keuntungan semata yang bisa meyebabkan lingkungan rusak.

Sayangi lingkungan maka lingkungan akan memberi yang terbaik bagi kita.


Rabu, 13 Mei 2020

Dasar-dasar Manajemen

 

·         Faktor individu perlu dipahami oleh manajer sehubungan dengan perusahaan, khususnya dalam fungsi pengarahan

Karena denga memahami perilaku, kepribadian dan tingkah lau seseorang, manajer dapat dengan mudah menghadapinya, atau seorang manajer dapat menemukan cara terbaik untuk menghadapi seseorang agar memahami dan mengikuti arahannya.

 

·         Keragaman karakteristik individu dapat mengambil sikap, persepsi, dan peran dari individu

Keragaman karakteristik individu dapat mempengaruhi sikap persepsi dan peran individu dalam organisasi adalah dengan adanya perbedaan karakter maka masing masing individu akan berusaha menyatukan misi mereka untuk mencapai tujuan, karena dalam organisasi perbedaan karakter merupakan hal yang biasa akan tetapi tujuan tetap sama. Masing-masing karakter akan mempengaruhi interaksi individu antara lingkungannya.

 

·         Stress itu?

Stress adalah tubuh yang muncul saat seseorang menhadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Stress juga dapat terjadi karena situasi atau pikiran yang membuat seseorang merasa putus asa, gugup marah, atau bersemangat. Situasi tersebut akan memicu respon tubuh, baik secara fisik ataupun mental.

Sumber :

 

·         Stress dapat dikendalikan?

Dengan cara :

1.      Berasal dari sendiri, ruang berfikir dalam menentukan pilihan, apapun pilihan itu adalah pilihan dari diri sendiri yang memilih apakah kita mau gembira atau bersedih dengan keadaan akibat kegagalan atau sebagainya.

2.      Berdo’a dan berusaha.

3.      Jika berbeda pendapat jangan dilihat dari sisi negatifnya saja, ini salah, itu salah, semua serba salah. Karena tidak sesuai harapan anda kecewa.

4.      Jangan malu dan jangan bosan meninstropeksi diri sendiri.

5.      Tarik nafas dalam, jika kita emosi lakukan tehnik relaksasi seperti tarik nafas.

6.      Bercerita kepada sahabat, mengungkapkan perasaan membuat beban kita berkurang.

7.      Pergilah ketempat yang membuat tenang, seperti ke tempat saudara tau tempat rekreasi.

8.      Berfikir positif, hal yang menurutmu jelek bukan berarti orang lain akan menganggapnya jelek.

 

·         Peran manajer untuk mengantisipasi stress yang dialami para pegawai

Memberi mereka liburan agar pikiran mereka tenang tidak terlalu memaksa mereka untuk bekerja lembur tiap harinya.


Senin, 04 Mei 2020


Dasar-dasar Manajemen

·         Manajemen SDM dimasukan ke dalam fungsi pengorganisasian
Alasanya karena :
1.  Kegitan-kegiatan yang dilakukan dalam manajemen SDM terkait erat dengan kegiatan pengalokasian sumber daya yang dimiliki organisasi ke dalam bagian-bagian dalam organisasi.
2.    Fungsi pengarahan dan pelaksanaan hanya akan dapat dijalankan jika alokasi SDM telah dilakukan dalam fungsi pengorganisasian.
3.   Kegiatan menentukan dan menempatkan SDM dalan struktur organisasi (staffing) lebih cenderung berada dalam fungsi pengorganisasian.

·         Garis besar proses manajeman SDM
Secara garis besar proses manajemen SDM dibagi ke dalam 5 bagian fungsi utama yang terdiri dari :
1.  Human Resource Planning, merendahkan kebutuhan dan pemanfaatan sumber bagi perusahaan.
2.    Personil Procurement, mencari dan mendapatkan SDM, termasuk di dalamnya rekrutmen, seleksi dan penempatan serta kontak tenaga kerja.
3.   Personil Development, mengembangkan SDM termasuk di dalamnya program orientasi tenaga kerja Pendidikan dan pelatihan.
4.    Personil Maintenance, memelihara SDM termasuk di dalamnya pemberian penghargaan, intensif, jaminan kesehatan, keselamtan kerja, dan sebaginya.
5.   Personil Utilization, memnfaatkan dan mengoptimalkan SDM termasuk di dalamnyya promosi, demosi, transfer, dan juga separa.

·         Contoh deskripsi jabatan dan spesifikasi jabatan
Nama Jabatan              : Marketing
Deskripsi Jabatan        : 1. Menjaga dan meningkatkan volume penjualan
 2. Menyiapkan prospek klien baru
3. Menjalin komunikasi yang baik dengan pelanggan
4. Memiliki keterampilan secara kuantitatif yang baik
5. Mempertahankan pelanggan yang telah ada
Spesifikasi Jabatan      : 1. Pendidikan minimal SLTA, diutamakn yang berpendidikan D3
 2. Mempunya pengalan kerja sebagai seles minimal 1 tahun
 3. Pernah mengikuti pelatihan minimal selling skills
 4. Keterampilan dan aspek pribadi yang diperlukan
a. Inisiatif
b. Percaya diri
c. Kemampuan komunikasi
d. Pengambilan keputusan

Nama Jabatan              : HRD
Deskripsi Jabatan        : 1. Bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan SDM
 2. Membantu membuat sistem HR yang efektif dan efisien
 3. Membuat surat tugas karyawan
 4. Menangani administrasi kepegawain
 5. Melakukan rekap absensi karyawan
Spesifikasi Jabatan      : 1. Memahami undang-undang ketenagakerjaan
 2. Memiliki pengetahuan mengenai prosedur dan proses rekrutmen
 3. Mengetahui pemakaian alat tes psikologi

·         Kegiatan-kegiatan methode on the job dan methode off the job
1.      Methode on the job
a.       Coaching
b.      Plained Progresion
c.       Job Rotation
d.      Performance Apraisal
2.      Methode off the job
a.       Executive Development Programme
b.      Laboratory Training
c.       Organizational Development

·         Cara mengelola keragaman dalam pekerjaan
Dengan memakai strategi berikut ini :
1.      Strategi Individual, harus adanya kesadaran, toleransi dan pengertian dari setiap individu.
2.      Peran Organisasi, harus adanya regulasi yang adil.