Sabtu, 16 Mei 2020

Biologi Lingkungan

 

·         Penjelasan mengenai bahan-bahan kontaminan lingkungan

1.      Arsen

Arsen, Arsenik atau Arsenikum adalah unsur kimia dalam tabel periodic yang memiliki simbol As dan nomor atom 33. Ini adalah bahan metaloid yang terkenal bercaun dan memiliki tiga bentuk alotropik; kuning, hitam, dan abu-abu. Arsenic dan senyawa arsenic digunakan sebagai pestisida, herbisida, insektisida, dan dalam berbagai aloy.

2.      Merkuri

Nama lain dari merkuri adalah air raksa atau hydrargyrum adalah unsur kimia pada tabel periodic dengan simbol Hg dan nomor atom 80. Unsur golongan logam transisi ini berwarna keperakan dan merupakan satu dari lima unsur yang berbentuk cair dalam suhu kamar, serta mudah menguap.

Hg akan memadat pada tekanan 7.640  Atm. Kelimpahan hg di bumi menempati di urutan ke-67di antara elemen lainnya pada kerak bumi. Di alam, merkuri (Hg) ditemukan dalam bentuk unsur merkuri (Hg0), merkuri monovolen (Hg1+), dan bivalen (Hg2+), keduanya merupakan logam paling rapuh.

3.      Metanol

Methanol juga dikenal sebagai metal alcohol, wood alcohol atau spiritus adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alcohol paling sederhana. Pada “keadaan atmosfer” ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan dari pada etanol). Methanol digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additive bagi etanol industry.

4.      Timbal

Timbal atau timbel adalah unsur kimia dengan lambang Pb dan nomor atom 82. Unsur ini merupakan logam berat dengan massa jenis yang lebih tinggi dari pada banyak bahan yang ditemui sehari-hari. Timbal memiliki sifat lunak, mudah ditempa, dan bertitik leleh rendah.

Saat baru di potong timbal perwarna perak mengkilat kebiruan, tetapi jika terpapar udara permukaannya akan berubah menjadi warna abu-abu buram. Timbal adalah unsur stabil bernomor atom tertinggi dan tiga diantara isotopnya adalah hasil akhir peluruhan berantai unsur-unsur yang lebih berat.

5.      Magnesium

Magnesium adalah unsur kesembilan yang paling melimpah di muka bumi. Magnesium merupakan mineral esensial yang dibutuhkan dalam jumlah besar oleh makhluk hidup untuk proses fisiologis (mineral makro). Magnesium adalah mineral utama yang perlu dikonsumsi lebih dari 100 miligram per hari.

Magnesium yang terdapat pada pupuk mencemari tanah, menurunkan tingkat kesuburan tanah apabila penggunaannya berlebihan. Polusi yang mengandung magnesium dapat menyebabkan pencemaran udara. Kandungan ion Mg dalam air akan menyebabkan air bersifat sadah.

6.      Klorida

Klorida alah ion yang terbentuk sewaktu unsur klor mendapatkan satu elektron untuk untuk membentuk suatu anion (ion bermuatan negatif) Cl-. Garam dari asam klorida mengandung ion klorida contohnya; adalah garam meja, yang adalah natrium klorida dengan formula kimia NaCl. Dalam air, senyawa ini terpecah menjadi ion Na+ dan Cl-.

Klorin dalam bentuk kimia buatan menimbulkan dampak terhadap lingkungan, seperti penipisan lapisan ozon dan pemanasan global.

7.      Kadmium

Kadmium adalah suatu unsur kimia dalam tabel periodic yang memiliki lambang Cd dan nomor atom 48. Logam lunak dan putih kebiruan ini secara kimiawi serupa dengan dua logam stabil lainnya pada golongan 12, seng dan raksa.

8.      Kalium sianida

Kalium sianida atau potassium sianida adalah sebuah senya denga rumus KCN. Garam kristal tak berwarna yang terlihat mirip dengan gula ini sangat laurt dalam air. Sebagian bersar KCN digunakan dalam pertambangan emas, sintesis organic, dan galvanisasi. Penerapan lainnya meliputi penyepuham dan pemolesan perhiasan.

9.      Hidrogen Sulfida

Hidrogen Sulfida (H2S) adalah gas yang tidak berwarna, beracun, mudah terbakar dan berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat timbul dari aktivitas biologis ketika bakteri mengurai bahan organic dalam keadaan tanpa oksige, seperti di rawa dan saluran pembuangan kotoran. Gas ini juga muncul pada gas yang timbul dari aktivitas gunung berapi dan gas alam.

10.  Nitrat

Nitrat adalah ion poliatomik dengan rumus molekul NO3-  dan massa molekul 62,0049 g/mol. Nitrat juga mendeskripsikan gugus fungsional organic RONO2 . Ester nitrat ini adalah kelas khusus dari bahan peledak.

 

·         Review kasus “Love Canal Disaster”

Dari kasus Love Canal kita dapat mengambil pelajaran bahwa kita harus menghargai lingkungan di sekitar kita. Misalkan kita memiliki perusahaan dan harus membuang limbah sebisa mungkin kita harus mengolah terlebih dahulu limbah tersebut, jangan asal buang limbah. Kita juga perlu mengembalikan bumi kepada kaapsitas semula, tidak mengeruk keuntungan semata yang bisa meyebabkan lingkungan rusak.

Sayangi lingkungan maka lingkungan akan memberi yang terbaik bagi kita.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar